ISIAN DESKRIPSI DOSEN 2012

ISIAN DESKRIPSI DIRI PORTOFOLIO DOSEN

UNSUR A: PENGEMBANGAN KUALITAS PEMBELAJARAN

A.1. Berikan contoh nyata semua usaha kreatif yang telah atau sedang Saudara lakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran; dan jelaskan dampaknya!

1. Usaha Kreatif
Pertama kali saya masuk ke perguruan tinggi untuk ikut mengajar ternyata tugas seorang dosen merupakan suatu pekerjaan penyampaikan materi kuliah kepada mahasiswa sesuai jadwal yang telah ditentukan akademik, setelah itu selesai tugasnya. Namun dibalik pekerjaan itu timbul suatu kesadaran dan pemikiran saya bahwa materi yang disampaikan tersebut dapat dipahami atau tidak oleh mahasiswa, yang penting memenuhi keinginan dan harapan mahasiswa pada saat ujian tiba hasilnya mendapatkan nilai lulus, maka pekerjaan tersebut beres (selesai).
Dari situlah mulai timbul kesadaran pada diri saya, bahwa sebagai dosen itu merupakan suatu tugas profesi yang harus dilakukan dengan baik dan profesional, agar para mahasiswa itu mengerti dan faham atas materi yang disampaikan dosennya. Maka timbulah upaya-upaya yang dilakukan saya, tentang bagaimana cara penyampaian materi kepada mahasiswa, agar mahasiswa itu benar-benar dapat menerima materi bahan ajar dengan baik, mengerti dan paham.
Langkah pertama yang dilakukan yaitu merubah metode mengajar dari metode ceramah diganti dengan metode kontekstual melalui penayangan dari laptop dan infocus, sehingga diharapkan mahasiswa akan lebih memahami materi yang saya sampaikan.
Langkah kedua yaitu mengadakan diskusi sesuai dengan materi substansi bahan ajar yang disampaikan.
Langkah ketiga yaitu pemberian tugas kepada mahasiswa sesuai dengan materi kuliah yang diajarkan sebelum proses pembelajaran dilakukan terlebih dahulu saya mempersiapkan bahan ajar berupa diktat kuliah untuk setiap mata kuliah yang saya ajarkan. Dan dalam penyampaian bahan ajar tersebut, diberikan contoh-contoh konkrit yang sesuai dengan substansi bahan ajar dengan realita kehidupan pada masa sekarang.
Selain itu tugas dosen sekarang, bagaimana membimbing, mengarahkan dan membina mahasiswa kearah peningkatan kualitas pembelajaran yang baik dan bermutu, agar menghasilkan mahasiswa-mahasiswa yang aktif, kreatif, cerdas dan beretika. 261 kata *).

2. Dampak Perubahan
Dari upaya-upaya yang dilakukan dalam penyampaian materi kuliah kepada mahasiswa dapat dilihat dari dampak perubahan yang dihasilkan antara lain:
- Merubah metode mengajar dari metode ceramah diganti dengan metode kontekstual dengan penayangan melalui laptop dan infocus (sesuai dengan perkembangan jaman yang mengharuskan penggunaan teknologi canggih dengan penggunaan (IT) berdampak positif bagi mahasiswa ternyata dengan menggunakan cara ini, terlihat bahwa mahasiswa tidak jenuh menerima materi kuliah, bahan ajar yang disampaikan dosennya.
- Dari adanya diskusi sesuai dengan substansi materi bahan ajar, diperoleh hasil bahwa setiap mahasiswa terdorong untuk memberanikan diri berbicara mengeluarkan pendapatnya, ide dan konsep-konsep pemikirannya, serta menghargai pendapat orang lain. Dengan adanya diskusi tersebut, diharapkan dampak perubahan bagi setiap mahasiswa tersebut mampu dan mau mengemukakan pendapatnya.
- Dari tugas yang diberikan kepada mahasiswa, diperoleh hasil bahwa dengan adanya tugas tersebut menjadikan mahasiswa itu aktif, kreatif dan dapat menambah wawasan pengetahuan baik dari materi bahan ajar maupun dari luar bahan ajar yang relevan. Dengan mempelajari buku-buku yang ada relevansinya dengan tugas yang harus dikerjakannya, diharapkan mahasiswa mau membaca dan gemar membaca yang hasilnya dapat mengerti dan paham dari tugas yang diembannya. 181 kata *).

A.2. Berikan contoh nyata kedisiplinan, keteladanan, dan keterbukaan terhadap kritik yang Saudara tunjukkan dalam pelaksanaan pembelajaran.

3. Kedisiplinan
Diakui secara jujur sebelum terjadi perubahan pada diri saya (sebelum menjadi PNS) bahwa kedisiplinan sering diabaikan seolah telah terjadi suatu kesepakatan yang tidak tertulis antara dosen dan mahasiswa. Dosen datang untuk mengajar tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan akademik.
Namun setelah saya menyadari hal itu tidak baik, maka saya mulai berfikir dan merubah diri setelah menjadi PNS yang dituntut untuk berdisiplin yang tinggi. Mulai saat itulah saya merubah sikap dan perilaku serta menerpakan disiplin yang tinggi untuk patuh dan taat pada aturan-aturan dan tata tertib dalam bekerja sebagai dosen pada berbagai situasi dan kondisi pelaksanaan tugas mengajar. Apalagi saya sekarang dituntut berdisiplin waktu yaitu tepat waktu bekerja, tepat waktu mengajar, tepat waktu melaksanakan kegiatan-kegiatan lainnya. Berdisiplin merupakan suatu kepatuhan dan ketaatan terhadap aturan-aturan dan norma-norma, tata tertib yang telah ditetapkannya. Dengan demikian kedisiplinan tersebut merupakan kewajiban yang harus diterapkan pada manusia dengan baik., termasuk saya harus berdisiplin dalam segala hal dan kegiatan. 153 kata *).

4. Keteladanan
Saya sebagai figur seorang dosen dituntut untuk menjadi contoh keteladanan bagi masyarakat kampus maupun masyarakat pada umumnya.
Dalam melakukan tugas pembelajaran dikampus saya sebagai dosen dituntut untuk melakukan keteladanan, antara lain :
a. Keteladanan bersikap dan berprilaku yang baik
b. Keteladanan berpakaian yang sopan dan rapih
c. Keteladanan berkomunikasi dan berbahasa yang santun
d. Keteladanan berinteraksi yang baik dengan semua golongan.
- Keteladanan bersikap dan berprilaku baik, dalam arti sikap dan prilaku yang diterapkan setiap dosen tersebut menjadi contoh bagi mahasiswa-mahasiswa dan unsur-unsur akademik atau masyarakat kampus. Oleh karena itu sikap dan perilaku dosen harus dijaga dengan baik.
- Keteladanan berpakaian yang sopan dan rapih, dalam arti tata cara berbusana bagi seorang dosen harus yang rapi dan sopan, bukan melihat harga pakaiannya, tapi yang dilihat disini yaitu pakaian tersebut sopan dan pantas.
- Keteladanan berkomunikasi dan berbahasa yang santun, dalam arti seorang dosen harus dapat berkomunikasi dengan menggunakan bahasa- bahasa yang santun dan bahasa Indonesia yang baik.
- Keteladanan berinteraksi yang baik dengan semua golongan, dalam arti seorang dosen harus dapat berinteraksi dengan siapapun dan dari kalangan/golongan-golongan manapun. Sehingga interaksi dapat berjalan dengan baik.
Dengan menerapkan keteladanan tersebut pada diri seorang dosen, Insya Allah akan melekat dan terlihat pada pribadi dosen yang bersangkutan menjadi dosen yang berwibawa. Oleh karena itu seorang dosen harus menjadi contoh keteladanan bagi mahasiswa-mahasiswanya atau unsur akademik lainnya di kampus. Sehingga berdampak pada kemajuan organisasi kampus tersebut dikenal oleh masyarakat umum. Bila seorang dosen itu sudah menjadi contoh teladan di kampus maka masyarakat umum akan melihat dan tertarik pada lembaga organisasi tersebut untuk gabung didalamnya.
Dan juga seorang dosen dituntut untuk menjadi teladan dalam penguasaan berbagai bidang ilmu yang berkompeten dan profesional. 276 kata *).

5. Keterbukaan Terhadap Kritik
Selama melakukan proses pembelajaran, sebelum melakukan perkuliahan selalu mempersiapkan bahan ajar yang terdiri dari silabus dan SAP dan setelah melakukan perkuliahan selesai dalam 1 semester dilajutkan dengan melakukan ujian akhir semester (UAS), dan hasil UAS berbentuk nilai yang disampaikan kelembaga sebagai bahan evaluasi terhadap aktifitas-aktifitas yang saya lakukan untuk mengetahui penyampaian materi tersebut tersampaikan maksimal dengan baik atau masih kurang. Oleh karena itu dalam melakukan proses pembelajaran saya selalu melakukan keterbukaan terhadap kritik, saran dan masukan-masukan yang datang dari luar (baik dari mahasiswa maupun pihak-pihak lainnya). Dengan adanya keterbukaan itu, menjadikan saya sebagai dosen dapat mengevaluasi diri untuk melakukan perubahan-perubahan kearah yang lebih baik lagi bila ada hal-hal yang kurang berkenan dihati mahasiswa maupun pihak-pihak lain. Saya menyadari bahwa perilaku, sikap, ucapan yang saya lakukan itu kadang-kadang ada pada batas kewajaran atau berada pada batas yang kurang/tidak wajar (manusia tidak luput dari salah dan lupa, juga manusia tidak ada yang sempurna). Oleh karena itu kritik dan saran yang datang dari luar saya terima demi untuk perbaikan dan perubahan pada masa mendatang. 171 kata *).

UNSUR B: PENGEMBANGAN KEILMUAN/KEAHLIAN

B.1. Sebutkan produk karya-karya ilmiah (buku, artikel, paten, dll) yang telah Saudara hasilkan dan pihak yang mempublikasikannya. Bagaimana makna dan kegunaannya dalam pengembangan keilmuan. Jelaskan bila karya tersebut memiliki nilai inovatif.

6. Produk Karya Ilmiah
Sebagai dosen saya sadar bahwa tugas seorang dosen bukan hanya mampu mengajar saja tetapi harus memiliki kemampuan melakukan penelitian serta pengabdian pada masyarakat, sebagai perwujudan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Dalam melakukan penelitian dan membuat karya ilmiah oleh seorang dosen masih banyak kendalanya, sehingga hasil penelitian dan karya ilmiah tersebut masih dalam bentuk sederhana dan belum maksimal, dikarenakan salah satu faktornya masalah dana penelitian belum ada.
Karya ilmiah yang pernah saya buat dan dimuat dalam Jurnal Karya Ilmiah majalah Tridharma yang diterbitkan oleh kopertis Wilayah IV Jawa Barat dan Banten antara lain sebagai berikut :
a. Reformasi Sistem Kepegawaian Dalam Rangka Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Aparatur Pemerintah Daerah, yang dimuat pada majalah Tridharma No. 11 Tahun XXIII Juni 2011.
b. Peran Entrepreuneurship Sosial lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam era Otonomi Daerah, yang dimuat pada majalah Tridharma No. 12 Tahun XXIII Juli 2011.
c. Peranan Birokrasi Terhadap Efektifitas Pelayanan Publik, yang dimuat pada majalah Tridharma No. 5 Tahun XXIV Desember 2011
Adapun penelitian yang saya lakukan sebagai berikut :
a. Pada tahun 2010, Judulnya : “Penggunaan Komputer Dalam Mengolah Data Mahasiswa”
b. Pada Tahun 2010, Judulnya : “Proses Pembuatan Kebijaksanaan”.
c. Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Generasi Sehat dan Cerdas Sebagai Upaya Pengentasan Kemiskinan di Masyarakat. (tahun 2009)
d. Pengawasan Kepala Puskesmas terhadap Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak di Puskesmas Maja Kabupaten Majalengka. (tahun 2010) 210 kata *).

7. Makna dan Kegunaan
Karya Ilmiah yang pernah saya buat dan dimuat pada jurnal majalah ilmiah yang diterbitkan oleh Kopertis Wilayah IV Jawa Barat dan Banten mempunyai makna bahwa suatu karya ilmiah tersebut merupakan suatu penerapan ilmu dan kemampuan dalam pengaplikasian dan mengembangkan ilmu-ilmu atau teori-teori yang dipergunakan serta dapat mengembangkannya untuk kemajuan dan peningkatan profesionalitas diri seorang dosen.
Penelitian dan karya ilmiah yang saya buat merupakan suatu tugas yang harus dilakukan oleh saya sebagai dosen dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan wawasan ilmu pengetahuan yang sesuai dengan bidang ilmu yang saya miliki.
Dengan membuat karya ilmiah itu berguna untuk menambah wawasan pengetahuan dan wawasan pengalaman serta dapat mengembangkan ilmu-ilmu baru yang ditemukannya.
Karya ilmiah yang dibuat tersebut merupakan salah satu tugas dari seorang dosen dalam menerapkan Tridharma Perguruan Tinggi yaitu dharma kedua tentang penelitian. Dengan penelitian tersebut hasilnya dapat dituangkan dalam bentuk karya ilmiah. Karya ilmiah yang dibuat disesuaikan dengan latar belakang ilmu dan kemampuan yang dimiliki oleh saya yaitu dibidang administrasi negara/publik. Sehingga membuat karya ilmiah tersebut harus ada relevansinya dengan bidang ilmu yang dimiliki saya. 174 kata *).

8. Usaha Inovatif
Dari karya ilmiah yang saya buat dan dimuat dalam jurnal majalah Tridharma yang penomenal berjudul Reformasi Sistem Kepegawaian Dalam Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Aparatur Pemerintah Daerah.
Intisari dari karya ilmiah tersebut bertujuan untuk merubah dan memperbaiki sistem kepegawaian yang selama ini diterapkan disuatu pemerintahan daerah yang sudah memberlakukan otonomi daerah, ternyata penerapan dari sistem kepegawaiannya masih belum diterapkan dengan baik sehingga mengakibatkan pada perpindahan pegawai seperti mutasi, rotasi, promosi, dan lain-lain menjadi tidak tertata dengan baik, oleh karena itu saya mencoba membuat karya ilmiah tersebut guna adanya perubahan dan perbaikan sistem kepegawaian aparatur pemerintah daerah dimasa mendatang. Usaha inovatif dari karya ilmiah tersebut memberi masukan kepada pemerintah daerah dalam menerapkan sistem kepegawaian aparatur daerah yang berkompeten, sehingga pemerintah daerah dimasa mendatang dapat menerapkan sistem kepegawaian dengan baik dan teratur sesuai dengan sistem kepegawaian yang telah diatur oleh pemerintah pusat. Dengan melakukan inovatif dalam sistem kepegawaian tersebut diharapkan dimasa depan pemerintah daerah dapat menerapkan sistem pemerintahan yang baik (good governanche) 160 kata *).

B.2. Berikan contoh nyata konsistensi dan target kerja yang Saudara tunjukkan dalam pengembangan keilmuan/keahlian.

9. Konsistensi
Dalam membuat produk karya ilmiah atau hasil penelitian yang saya buat, semampu saya agar produk tersebut dapat konsisten dengan bidang kajian ilmu yang terkait dengan bidang ilmu yang saya miliki, yaitu administrasi negara/publik, oleh karena itu untuk menjaga konsistensi dalam penerapan dalam setiap kegiatan diusahakan agar adanya relevansi dan konsistensi dengan bidang ilmu yang saya miliki, contoh penerapan konsistensi antara lain :
a. Dalam mata kuliah yang diampu : semaksimal mungkin saya berusaha untuk salalu fokus dalam mata kuliah yang ada kaitannya dengan disiplin ilmu yang saya miliki, yaitu : Perilaku Organisasi, Teori Organisasi, Teknologi Administrasi dan Kebijakan Publik. Dari mata kuliah tersebut setiap saat dapat berubah sesuai dengan perkembangan jaman.
b. Dalam penelitian dan produk karya ilmiah : semaksimal mungkin saya berusaha untuk menerapkan disiplin ilmu yang saya miliki pada produk karya ilmiah, agar saya masih konsisten menjaga kedisiplinan ilmu saya. Salah satu contoh produk karya ilmiah yang ada relevansi dan konsisten dengan disiplin ilmu yang saya miliki yaitu Reformasi Sistem Kepegawaian Dalam Meningkatkan Kompetensi Sumber Daya Aparatur Pemerintah Daerah. Dalam karya ilmiah tersebut, menjabarkan tentang sistem kepegawaian sekarang dalam era otonomi daerah dengan berpedoman pada disiplin ilmu administrasi karena dalam administrasi didalamnya menjabarkan administrasi kepegawaian, sehingga produk karya ilmiah yang saya buat tersebut masih konsisten dengan ilmu yang saya miliki. 209 kata *).

10. Target Kerja
Terget kerja yang saya buat merupakan suatu rencana kegiatan yang akan dilakukan sesuai dengan kalender akademik yang telah ditentukan dari lembaga/universitas. Target kerja yang saya susun dituangkan dalam 1 tahun (2 semester).
Rencana kegiatan yang saya susun antara lain :
a. Bidang Pendidikan dan Pengajaran
b. Bidang Penelitian
c. Bidang Pengabdian kepada masyarakat
d. Bidang Penunjang
Keempat bidang tersebut merupakan beban tugas dosen yang harus dilaksanakan sesuai jadwal.
Target kerja yang saya susun dalam 1 tahun (2 semester) tersebut harus mencapai hasil (target kerja) yang diharapkan. Saya berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakan kegiatan tersebut yang telah disusun dan direncanakan selama 1 tahun untuk dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan jadwal, waktu yang sudah ditetapkan untuk melakukan 4 bidang kegiatan tersebut.
Target hasil yang dicapai, saya mampu memenuhi target kerja yang diharapkan sekitar 90%, karena tingkat capaian yang tinggi ini disebabkan terlebih dahulu saya membuat rencana kegiatan yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan saya miliki dan kesempatan yang saya siapkan. 151 kata *).

UNSUR C: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

C.1. Berikan contoh nyata penerapan ilmu/keahlian Saudara dalam berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Deskripsikan dampak perubahan dan dukungan masyarakat terhadap kegiatan tersebut!

11. Kegiatan PKM
Implementasi kegiatan dalam rangka pengabdian kepada masyarakat yang saya lakukan sebagai penerapan Tridharma Perguruan Tinggi yang ketiga dan juga sebagai penerapan ilmu yang sesuai dengan bidang ilmu yang saya miliki yaitu sebagai berikut :
a. Penyuluhan kepada masyarakat dengan tema “Pentingnya Kesehatan dan Pendidikan Usia Dini Bagi Masyarakat.
Lokasi : tempat belajar PAUD Desa Karyamukti Kecamatan Panyingkiran Kabupaten Majalengka.
b. Penyuluhan kepada masyarakat dengan tema : “Peningkatan Pendapatan Masyarakat Melalui Home Industri Pengolahan Jambu Biji Merah Kepada Masyarakat.
Lokasi : Pondok Pesantren Al-Karomah, Blok Kirapandak Desa Karyamukti Kecamatan Panyingkiran Kabupaten Majalengka.
Kedua jenis kegiatan tersebut dilakukan secara terjadwal sesuai dengan keinginan dari masyarakat yang membutuhkannya. Sasaran yang dicapai dari kedua kegiatan tersebut diantaranya :
a. Penyuluhan pentingnya kesehatan dan pendidikan usia dini bagi masyarakat, sasarannya masyarakat warga Cipadung yang memiliki anak usia dini agar diberikan kesempatan pendidikan yang terjadwal pada PAUD dengan menyekolahkan anak-anaknya ke PAUD yang terdekat sebagai pembelajaran sekolah usia dini.
Dan masih adanya masyarakat yang belum paham tentang pentingnya kesehatan bagi dirinya, untuk itu saya memberikan penyuluhan dan motivasi kepada warga setempat untuk dapat menjaga kesehatan dengan baik setiap saat.
b. Penyuluhan tentang peningkatan pendapatan masyarakat melalui home industri pengolahan jambu biji merah kepada masyarakat. Sasarannya warga pondok pesantren Al-Karomah blok kirapandak desa Karyamukti kecamatan Panyingkiran kabupaten Majalengka. Dengan adanya penyuluhan tersebut masyarakat sekitar pondok pesantren ada yang sudah menerapkan dari kegiatan tersebut dalam kehidupan sehari-harinya tetapi masih dalam kapasitas home industri kecil.
Saya melakukan kegiatan penyuluhan tersebut berkaitan dengan tugas saya sebagai pembina LM3 pada pondok pesantren tersebut, sehingga ada relevansinya dengan tugas yang diemban oleh saya dalam pengabdian kepada masyarakat. 260 kata *).

12. Dampak Perubahan
Dengan dilakukannya pengabdian kepada masyarakat dari kedua kegiatan tersebut dapat dihasilkan adanya perubahan-perubahan sebagai berikut :
1. Pentingnya kesehatan dan pendidikan usia dini di masyarakat berdampak pada perubahan-perubahan yang ada di masyarakat antara lain :
a. Bagi masyarakat yang mempunyai kesehatan pada dirinya kurang baik dan sensitive setelah mendapatkan penyuluhan-penyuluhan dari tenaga penyuluh professional, maka masyarakat menjadi sadar bila kondisi fisiknya kurang sehat akan segera memeriksakan dirinya ke puskesmas atau ke praktek-praktek tenaga medis (mantri kesehatan atau dokter) terdekat.
b. Bagi masyarakat yang mempunyai anak usia dini, sekarang sudah banyak yang menyekolahkan anaknya ke tempat pendidikan anak usia dini (PAUD). Dengan menyekolahkan anaknya ke PAUD memberikan pendidikan dasar bagi anak-anaknya, karena bila anak dididik dirumah dengan dididik ditempat-tempat khusus akan lain dalam cara penangkapan dan penerimaan daya nalar atau pola pikirnya.
2. Pentingnya peningkatan pendapatan masyarakat melalui home industri pengolahan jambu biji merah dapat berdampak adanya perubahan pada masyarakat dilihat dari adanya masyarakat disekitar lingkungan pondok pesantren Al-Karomah yang mulai mau bergerak di bidang home industri atau kerajinan rumah yang mengolah jambu biji merah menjadi makanan atau minuman yang diminati masyarakat pada umumnya, diantaranya yang mengolah menjadi dodol jambu dan jus jambu. Sehingga peluang usaha untuk meningkatkan pendapatan keluarga terbuka lebar, namun minat buka usaha tersebut dari masyarakat masih sangat rendah. Sehingga masih perlu adanya penyuluhan dan pembinaan terus-menerus. 215 kata *).

13. Dukungan Masyarakat
Dengan adanya penyuluhan yang dilakukan saya terhadap masyarakat mendapat respon baik untuk keberhasilan dimasa depan terbukti dari :
a. Dengan dilakukannya penyuluhan bidang kesehatan dan pendidikan usia dini masyarakat mersepon baik dan berkeinginan tinggi sehingga bentuk dukungan dari masyarakat yaitu ada beberapa warga masyarakat yang dapat membantu terhadap penyuluhan yang saya lakukan baik tempat penyuluhan maupun sebagai fasilitator penghubung bagi mereka yang membutuhkan bantuan dibidang kesehatan bagi keluarga miskin khususnya.
b. Di bidang peningkatan pendapatan masyarakat melalui home industri pengolahan jambu biji merah di lingkungan pondok pesantren Al-Karomah mendapat dukungan dari Kiainya sehingga warga masyarakat sekitarnya mengikuti apa yang diharapkan oleh ponpes tersebut. Bentuk dukungan dari masyarakat sekitar ponpes tersebut menginginkan adanya pembinaan-pembinaan berkelanjutan dalam kegiatan home industri tersebut, sehingga mereka merasa adanya kader-kader penggerak yang berjalan terus menerus sehingga mereka bisa berjalan mandiri.
Bentuk dukungan dari masyarakat dalam kegiatan-kegiatan lainya sangat banyak asalkan mereka bisa diberdayakan dan diarahkan kepada kegiatan-kegiatan yang berguna dan bermanfaat. Saya sudah dapat membaca keinginan-keinginan dari masyarakat, bahwa masyarakat pada umunya adalah masyarakat yang awam dan perlu adanya penggerak-penggerak kearah yang diharapkan masyarakat. Bila masyarakat sudah tergerak hatinya, bentuk dukungan apapun pasti akan mudah didapatkan. 189 kata *).

C.2. Berikan contoh nyata kemampuan berkomunikasi dan kerjasama yang Saudara tunjukkan dalam pengabdian kepada masyarakat.

14. Kemampuan Berkomunikasi
Bentuk kegiatan pengabdian pada masyarakat yang saya lakukan diatas mendapat dukungan dari masyarakat yang bagus, baik pada kegiatan Penyuluhan kepada masyarakat dengan tema “Pentingnya Kesehatan dan Pendidikan Usia Dini Bagi Masyarakat. maupun pada kegiatan Penyuluhan kepada masyarakat dengan tema : “Peningkatan Pendapatan Masyarakat Melalui Home Industri Pengolahan Jambu Biji Merah Kepada Masyarakat. Dengan adanya pendekatan dan penyuluhan kepada masyarakat dengan baik menimbulkan dukungan yang baik menandakan kegiatan itu komunikatif.
Terbukti dari dampak perubahan yang ada di masyarakat terutama pada kegiatan-kegiatan berlanjut terus diusulkan oleh warga sekitar pondok pesantren itu, sehingga pengabdian yang saya lakukan tersebut mempunyai kemampuan komunikatif dengan masyarakat sekitar pondok pesantren.
Masyarakat sudah mampu berkomunikasi dengan baik akhirnya keinginan masyarakat tersebut banyak yang diharapkan salah satunya yaitu dapat menjalin kerjasama yang baik dengan pihak-pihak terkait baik dengan pihak pemerintah maupun dengan pihak swasta. Dengan adanya kemampuan yang komunikatif dari warga masyarakat sekitar pondok pesantren tersebut diharapkan adanya pengembangan dan mitra usaha yang dapat dilanjutkan pada tahap berikutnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk lain yang sedang saya rintis yaitu pemanfaatan sampah organik dalam pembuatan pupuk organik yang berguna untuk tanaman yang ramah lingkungan yang sekarang sedang disosialisasikan pada masyarakat disekitar lingkungan saya.182 kata *).

15. Kemampuan Kerjasama
Dengan adanya pengabdian kepada masyarakat, saya dituntut untuk dapat mengabdi pada masyarakat sebagai bentuk penerapan dari tridharma perguruan tinggi. Dalam penerapan kegiatan kepada masyarakat diusahakan adanya tindak lanjut dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat sehingga nantinya dapat dan mampu membentuk kerjasama dengan masyarakat tersebut.
Bentuk kerjasama yang dijalani antara pondok pesantren Al-karomah dengan pengabdian yang telah saya lakukan dapat membuahkan komitmen dengan lembaga pemerintah melalui program bantuan penanaman dan pengembangan budidaya jambu biji merah getas melalui Direktorat Jendral Hortikultura Departemen Pertanian Jakarta, dan mendapat bantuan hibah melalui Lembaga Mandiri yang Mengakar di Masyarakat (LM3) yang berada di pondok pesantren Al-Karomah – Kirapandak Karyamukti, Panyingkiran Majalengka.
Hasil dari kerjasama tersebut membuat warga masyarakat sekitar pondok pesantren itu dapat diberdayakan dengan bantuan tersebut dalam kegiatan-kegiatan home industri, pertanian, perkebunan. Bahkan sekarang banyak yang mengembangkan usahanya dalam kegiatan pemasaran hasil pengembangan budidaya jambu biji merah dipinggir-pinggir jalan raya, langsung dipasarkan sendiri.
Kerjasama yang dijalankan bukan hanya dengan pemerintah saja tapi dengan pihak swasta pun sudah masuk Mou dari hasil pengembangan budidaya jambu biji merah yaitu dengan P.T. Ultra Jaya untuk mengolah produk minuman jus jambu. 182 kata *).

UNSUR D: MANAJEMEN/PENGELOLAAN INSTITUSI

D.1. Berikan contoh nyata kontribusi Saudara sebagai dosen, berupa pemikiran untuk meningkatkan kualitas manajemen/pengelolaan institusi (universitas, fakultas, jurusan, laboratorium, manajemen sistem informasi akademik, dll), implementasi kegiatan, dan bagaimana dukungan institusi terhadap kegiatan tersebut.

16. Implementasi Keg. dari Usulan/pemikiran
Mulai gabung ke perguruan tinggi sudah lama sekali sejak tahun 1990 yaitu pada Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yayasan Pembina Pendidikan Majalengka (STIA – YPPM) sebagai dosen biasa. Dalam perjalanan di STIA, pernah menduduki jabatan yang diamanatkan kepada saya, dan setelah menjadi Universitas Majalengka (UNMA) yang merupakan gabungan dari 6 sekolah tinggi maka lahirlah UNMA pada bulan April tahun 2006. Sejak itulah amanat-amanat yang diberikan kepada saya untuk menduduki jabatan-jabatan yang harus dipangkunya antara lain :
1. Sebagai pembantu Ketua III bidang kemahasiswaan STIA – YPPM sejak tahun 1994 – 1999.
2. Sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat – Universitas Majalengka (LPPM – UNMA) sejak tahun 2006 – 2007.
3. Sebagai Wakil Dekan I bidang akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik – Universitas Majalengka (FISIP – UNMA) sejak tahun 2007 – 2011.
4. Sebagai Sekertaris Lembaga Penjaminan Mutu – Universitas Majalengka (LPM – UNMA) sejak tahun 2011 – sekarang.
Implementasi kegiatan dari jabatan yang saya pangku, peran yang saya lakukan dalam pengelolaan institusi sebagai berikut :
1. Sebagai pembantu Ketua III bidang kemahasiswaan pada STIA – YPPM berperan dalam mengelola dan membina para mahasiswa STIA – YPPM agar mampu menjadikan mahasiswa aktif mengikuti perkuliahan dan kegiatan-kegiatan lainnya, menjadikan mahasiswa sebagai masyarakat kampus yang berintelektualitas yang tinggi dan berwawasan ilmiah.
2. Sebagai ketua LPPM – UNMA, berperan dalam bidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat sebagai bentuk pelaksanaan dan penerapan tridharma perguruan tinggi yang ke 2 dan ke 3.
Tugas saya bagaimana memberikan motivasi kepada para dosen yang ada dilingkungan UNMA untuk mau dan berminat dalam melakukan penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Karena sebagai dosen dituntut untuk melakukan penelitian dan pengabdian pada masyarakat, namun minat dosen untuk melakukan kegiatan tersebut pada waktu itu masih sangat rendah sekali.
3. Sebagai Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik – Universitas Majalengka (FISIP – UNMA) tugas yang saya emban yaitu dalam bidang akademik. Tugas tersebut merupakan tugas pembinaan kepada mahasiswa dibidang peningkatan prestasi selama mahasiswa yang bersangkutan menempuh dan menyelesaikan pendidikannya di fakultas atau perguruan tinggi tersebut.
4. Sebagai sekertaris LPM – UNMA saya mempunyai tugas untuk melakukan pembinaan terhadap penjaminan mutu pendidikan yang diterapkan dilingkungan UNMA, lembaga ini baru terbentuk tahun yang lalu sehingga tugas yang saya perankan belum begitu nampak dalam peningkatan mutu pendidikan yang diterapkan dilingkungan UNMA. 341 kata *).

17. Dukungan institusi
Dukungan institusi terhadap manajemen pengelola institusi diantaranya sebagai berikut :
a. Pada waktu menjabat di Ketua LPPM – UNMA, lembaga UNMA mendukung terhadap kegiatan-kegiatan yang dilakukan saya dibidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Bentuk dukungan yang diberikan oleh UNMA yaitu berupa bantuan dana penelitian bagi dosen yang akan melakukan penelitian yang diusulkan oleh LPPM ke Universitas, namun dosen peminat untuk melakukan penelitian tersebut masih sangat rendah. Untuk pengabdian pada masyarakat sudah berjalan dengan baik melalui kegiatan kerja nyata mahasiswa dalam kegiatan tersebut dosen diikutsertakan sebagai pembimbing lapangan.
b. Pada waktu menjabat Wakil Dekan I FISIP – UNMA, tugas yang saya pangku mengalami suatu tantangan karena jumlah mahasiswa FISIP pada waktu itu mengalami penurunan. Penurunan peminat calon mahasiswa ke FISIP – UNMA itu setelah ditelusuri ternyata keinginan konsumen atau masyarakat calon peminat melihat gelar yang dikeluarkan oleh FISIP itu bertitel Sarjana Sosial (S.Sos). konotasi gelar itu dianggapnya tidak berguna (murahan). Setelah menganalisa keinginan-keinginan masyarakat saya usulkan untuk gelar kesarjanaan kelulusan FISIP itu dirubah menjadi Sarjana Ilmu Politik (S.IP), dukungan dari fakultas dan Universitas dikabulkan usulan dari saya itu sehingga sekarang lulusan dari FISIP bertitel “S.IP” dimulai tahun 2008. Setelah gelar kesarjanaan dirubah dan gencar melakukan promosi penerimaan mahasiswa baru, Alhamdulillah pada tahun ajaran berikutnya (setelah perubahan gelar kesarjanaan) peminat calon mahasiswa ke FISIP melampaui target yang ditetapkan.
c. Sebagai sekertaris LPM – UNMA, tugas yang dipangku sekarang ini diantaranya penataan sistem penjaminan mutu pendidikan yang baik dilingkungan umum, dukungan dari universitas sangat baik, demi keberhasilan universitas juga. Bentuk dukungan dari universitas memberikan support dalam penataan mutu kurikulum di tiap-tiap program studi dilingkungan Universitas Majalengka untuk segera ditata dengan baik dan rapih, namun hasilnya masih perlu penataan dan pembenahan-pembenahan dengan baik dan teratur. 278 kata *).
D.2. Berikan contoh nyata kendali diri, tanggungjawab, dan keteguhan pada prinsip yang Saudara tunjukkan sebagai dosen dalam implementasi manajemen/ pengelolaan institusi.

18. Kendali Diri
Beraktifitas di perguruan tinggi mempunyai pengalaman yang unik, karena berhadapan dengan banyak orang yang mempunyai karakter berbeda-beda. Pengalaman selama menjabat di struktural dan sebagai dosen mengalami perbedaan dalam penerapan kendali dirinya. Ada beberapa contoh kendali diri dari pengalaman yang saya alami sebagai berikut:
 Saya mempunyai pengalaman yang menarik pada waktu menjabat sebagai Wakil Dekan I FISIP-UNMA. Studi Kasusnya sebagai berikut :
a. Ada seorang mahasiswa yang ingin diperlakukan khusus (mahasiswa manja), sehingga ada dosen yang lapor kesaya bagaimana mengatasi terhadap mahasiswa tersebut, karena mahasiswa itu sensitif sekali. Tidak lama kemudian orang tua mahasiswa datang kekampus memakai pakaian organisasi tertentu dan bicara dengan nada marah. Kendali diri yang saya lakukan dengan melakukan penelusuran-penelusuran, setelah saya telusuri dan simak dari semua pihak (orang tua mahasiswa, pegawai sekretariat, dosen yang mengajar pada waktu itu), akhirnya orang tua tersebut faham dan lapang hati, setelah mengetahui duduk persoalannya ada pada anaknya sendiri, orang tua tersebut menerima kesalahan yang diperbuat anaknya dan akhirnya menitifkan anaknya untuk dididik sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku.
b. Ada seorang mahasiswa akhir yang dibimbing dalam penyusunan laporan tugas akhir (Skripsi) melakukan hal-hal yang tidak etis yaitu memalsukan tanda tangan saya sebagai pembimbing. Bentuk kendali diri yang saya lakukan yaitu menelusuri faktor-faktor penyebab dari mahasiswa itu mengapa melakukan hal itu, dan melaporkannya kepada pimpinan serta memanggil orang tua mahasiswa tersebut. Setelah mengetahui alasan-alasan dari berbagai pihak, maka saya hanya memberi usulan sanksi kepada pimpinan bahwa mahasiswa itu agar ditangguhkan pelaksanaan sidang skripsinya pada tahun berikutnya. 242 kata *).

19. Tanggung Jawab
Setiap orang yang menduduki jabatan baik jabatan struktural maupun jabatan fungsional dituntut untuk bertanggungjawab atas jabatan yang diembannya tersebut.
Bentuk tanggungjawab yang harus saya lakukan selama ini diantaranya:
a. Sebagai dosen di FISIP-UNMA, saya harus mempertanggungjawabkan atas tugas sebagai dosen dalam mata kuliah yang diampunya. Mulai dari perencanaan (ada silabi dan SAP), pelaksanaan penyampaian materi , mengisi daftar hadir mahasiswa dan dosen/DHMD) dan mengesahkan hasil akhir (nilai) setelah melakukan pengisian materi kuliah kepada mahasiswa. Bentuk laporan tanggung jawab setiap semester dengan diserahkannya nilai akhir.
b. Sebagai Pembantu Ketua III, Sebagai ketua LPPM-UNMA, Sebagai Wakil Dekan I FISIP-UNMA, Semua jabatan yang telah dipangku oleh saya sudah saya serah terimakan kepada pejabat-pejabat penggantinya dengan menyampaikan laporan hasil karya yang telah dilaksanakan selama saya menjabat pada posisi jabatan tersebut sesuai prosedur yang berlaku.
c. Sebagai sekretari LPPM-UNMA, saya harus mempertanggungjawabkan tugas ini kepada pimpinan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang ditetapkan pada SOTK (Susunan Organisasi dan Tata Kerja) LPM-UNMA, yang dimuat dalam Surat Keputusan Rektor Universitas Majalengka. 165 kata *).

20. Keteguhan pada Prinsip
Ketangguhan pada prinsip yang dipegang erat oleh saya dapat dikemukakan sebagai berikut :
a. Sebagai dosen, saya harus berpegang teguh pada prinsip-prinsip profesionalitas sebagai dosen. Melaksanakan tugas mengajar dan menyampaikan materi kuliah kepada mahasiswa sesuai jadwal yang telah ditetapkan lembaga dan menyampaikan hasil pelaksanaan tugas (Nilai Ujian Akhir) mahasiswa kepada lembaga. Bila ada mahasiswa yang memperoleh nilai tidak lulus/belum lulus, kepada mahasiswa tersebut diberikan kesempatan 1 x untuk perbaikan sesuai ketentuan dari lembaga, dan bila mahasiswa tersebut tidak mengindahkan ketentuan lembaga, maka saya menetapkan keputusan kepada mahasiswa tersebut untuk mengikuti ujian perbaikan tahun depan.
b. Sebagai pejabat struktural baik sebagai Pembantu Ketua III bidang kemahasiswaan STIA-YPPM, ketua LPPM-UNMA maupun Wakil Dekan I bidang akademik FISIP-UNMA, saya tetap harus melaksanakan tugas dan fungsi yang dipangkunya sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan pimpinan.
c. Memang hambatan dan tantangan selama menjabat tersebut pasti ada saja, tapi bagaimana ketepatan dan ketegasan dalam pengambilan keputusan yang tegas sesuai dengan aturan dan pedoman-pedoman yang dijadikan dasar pengambilan keputusan dalam mengatasi hambatan dan tantangan tersebut. Waktu menjabat Pembantu Dekan III bidang kemahasiswaan STIA-YPPM tantangan dan hambatan dalam menghadapi mahasiswa yang beraneka ragam karakternya, sehingga dalam mengatasi masalah yang timbul harus bijak dan tegas dalam mengambil keputusannya. Waktu menjabat sebagai Wakil Dekan I bidang akademik FISIP-UNMA, juga ada saja masalah yang timbul baik yang datang dari mahasiswa maupun dari teman sesama dosen. Contohnya : (1) pernah ada mahasiswa yang komplen terhadap masalah nilai yang diperolehnya tidak sesuai dengan keinginannya/hati nuraninya. Ternyata setelah ditelusuri dari bidang akademik bahwa mahasiswa tersebut pada waktu perkuliahan berjalan kehadirannya minus (nol), sehingga saya menjelaskan kepada mahasiswa yang bersangkutan bahwa bukti-bukti pendukung telah kuat sebagai pedoman saya dalam menjelaskan dan mengambil keputusan. (2) bagi teman sesama dosen, saya sewaktu menjabat Wakil Dekan I bidang akademik salah satu tugasnya yaitu membagi jadwal kuliah kepada para dosen. Ada dosen yang jatah mengajarnya sedikit pada semester itu protes. Salah satu cara yang saya lakukan, pertama menjelaskan terlebih dahulu jadwal yang telah diplotting. Kedua latar belakang pendidikan yang dimilikinya relevan tidak dengan mata kuliah yang diinginkannya, ketiga pendidikan dan kemampuan dalam mengajar profesional tidak ? dengan dasar tersebut saya dapat mengambil keputusan yang bijak dan teguh pada prinsip-prinsip aturan yang dipedomaninya. 359 kata *).

UNSUR E: PENINGKATAN KUALITAS KEGIATAN MAHASISWA

E.1. Berikan contoh nyata peran Saudara sebagai dosen, baik berupa kegiatan maupun pemikiran dalam meningkatkan kualitas kegiatan mahasiswa dan bagaimana dukungan institusi dalam implementasinya.

21. Peran pada Kegiatan Mahasiswa
Peran yang saya emban dalam kegiatan kemahasiswaan selama ini antara lain sebagai berikut :
a. Dosen wali dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2012 pada fakultas ilmu sosial dan ilmu politik Universitas Majalengka.
b. Panitia penerimaan mahasiswa baru Universitas Majalengka tahun 2011 sebagai anggota bidang promosi.
c. Panitia program sosialisasi dan pengenalan kampus Universitas Majalengka tahun 2011 sebagai wakil ketua komisi disiplin.
d. Dosen pembimbing penelitian tugas akhir mahasiswa semester VIII (semester akhir) untuk setiap tahunnya.
Peran-peran tersebut yang dipangku oleh saya betul-betul peran yang harus dijalankan untuk membantu demi kelancaran dan peningkatan kualitas kegiatan mahasiswa. Peran yang dijalankan oleh saya sebagai berikut :
a. Tugas saya sebagai dosen wali, harus membantu kegiatan-kegiatan perwalian yang dimulai pada awal tahun akademik (tahun ajaran perkuliahan).
b. Tugas saya di kepanitiaan (Panitia penerimaan mahasiswa baru Universitas Majalengka) sebagai anggota promosi ke sekolah-sekolah lanjutan tingkat atas.
c. Tugas saya di kepanitiaan (Program sosialisasi dan pengenalan kampus Universitas Majalengka) bertugas untuk mengawasi dan monitoring dalam kegiatan tersebut. Tugas dari komisi disiplin tersebut mengawasi terhadap lancarnya kegiatan tersebut.
d. Tugas saya sebagai dosen pembimbing tugas akhir dari mahasiswa semester akhir (semester VIII) untuk melakukan pembimbingan hasil penelitian atau karya ilmiah yang dibuat oleh mahasiswa akhir sampai mahasiswa tersebut lulus pada sidang skripsinya. 200 kata *).

22. Implementasi Peran
Implementasi kegiatan yang berkaitan dengan kegiatan kemahasiswaan tersebut antara lain :
a. Dosen wali dari mahasiswa, sebagai dosen wali bertugas untuk membimbing, mengarahkan dan membina mahasiswa mulai dari mahasiswa tersebut masuk kuliah sampai dengan selesainya studi. Dalam pelaksanaan perwalian dengan mahasiswanya, sering menemukan permasalahan-permasalahan yang timbul diantaranya : kurang efektifnya masa perwalian yang dilakukan mahasiswa dengan dosen walinya, bila ada masalah yang dihadapi mahasiswa, mahasiswa tersebut jarang melakukan komunikasi dan konsultasi dengan dosen walinya.
b. Anggota kepanitiaan tingkat mahasiswa dalam kegiatan penerimaan mahasiswa baru, tugas yang dipangku oleh saya sebagai anggota kepanitiaan tersebut harus melakukan promosi-promosi ke tiap-tiap sekolah menengah atas, agar para calon mahasiswa umumnya banyak berminat masuk perguruan tinggi yang berada dilingkungannya.
c. Sebagai anggota komisi disiplin dalam kegiatan program sosialisasi dan pengenalan kampus tersebut bertugas untuk mengawasi, memonitor agar dalam kegiatan itu lancar dan tidak ada hal-hal yang menyimpang dari aturan.
d. Tugas saya sebagai dosen pembimbing tugas akhir, bertugas melakukan pembimbingan, pengarahan dan konsultan bagi mahasiswa yang dibimbingnya sampai mahasiswa yang bersangkutan lulus dari sidang skripsinya. 168 kata *).

E.2. Berikan contoh nyata interaksi yang Saudara tunjukkan dalam peningkatan kualitas kegiatan mahasiswa dan manfaat kegiatan baik bagi mahasiswa institusi Saudara, maupun pihak lain yang terlibat.

23. Interaksi dengan Mahasiswa
Dalam melakukan kegiatan dengan mahasiswa banyak dilakukan interaksi-interaksi yang dijalani diantaranya :
a. Dengan mahasiswa yang melakukan perwalian, pada awal perkuliahan sering dilakukan interaksi-interaksi bimbingan dan konsultasi untuk menetapkan jumlah mata kuliah yang akan diambil pada masa perkuliahan semester yang akan dihadapi. Setiap mahasiswa berbeda karakternya sehingga bagi mahasiswa yang lemah daya kemampuannya banyak melakukan interaksi-interaksi yang dilakukan agar kelemahan-kelemahan yang dimiliki oleh mahasiswa yang bersangkutan dapat sejajar dengan kemampuan mahasiswa yang normal.
b. Interaksi yang dilakukan dengan mahasiswa bimbingan tugas akhir sering dilakukan, karena bagi mahasiswa akhir ini, mereka banyak menghadapai hambatan-hambatan dalam penuangan penulisan laporan hasil penelitiannya, dan bagaimana menemukan serta memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapinya. Sehingga mahasiswa itu banyak melakukan interaksi-interaksi dengan dosennya untuk menghasilkan karya ilmiah dengan baik.
c. Dalam melakukan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan kemahasiswaan dilakukan di dalam kampus, banyak mahasiswa yang melakukan interaksi untuk mengetahui tentang keberadaan dari tiap-tiap fakultas, sehingga mahasiswa tersebut masuk menjadi mahasiswa salah satu fakultas merasa yakin menjadi mahasiswa pada fakultas yang diambilnya. Karena ada saja mahasiswa dalam pertengahan jalan memasuki salah satu fakultas merasa tidak atau kurang sesuai, maka mahasiswa tersebut setelah mengadakan interaksi dengan dosen wali atau dengan dosen-dosen yang lainnya meminta pindah fakultas.
d. Dalam melakukan kegiatan-kegiatan tertentu khususnya prospek, kepanitiaan yang saya pegang sering melakukan interaksi-interaksi yang dilakukan guna menghindari timbulnya kegiatan-kegiatan yang menyimpang dari aturan-aturan yang telah ditetapkannya. 221 kata *).

24. Manfaat Kegiatan
Manfaat dari kegiatan yang dilakukan dengan mahasiswa beraneka ragam manfaatnya antara lain :
a. Sebagai dosen wali, saya sering melakukan interaksi dengan mahasiswa perwalian tersebut, manfaat bagi saya yaitu banyak mengenal mahasiswa-mahasiswa yang mempunyai karakter yang berbeda-beda sehingga dalam menghadapi setiap mahasiswa tersebut beraneka ragam cara interaksi yang dilakukannya dan menambah banyak persaudaraan. Manfaat bagi mahasiswa yaitu dapat dilihat dari kedekatan mahasiswa dengan dosen wali merasa lebih dekat hubungan kemanusiaannya, karena mereka merasa sering konsultasi dan dapat arahan dari dosen wali tersebut sehingga mereka punya anggapan bahwa di kampus ada yang melindungi.
b. Sebagai dosen pembimbing mahasiswa tugas akhir, manfaat bagi saya selaku dosen pembimbing yaitu saya bangga dapat membimbing, membina dan menghasilkan lulusan-lulusan yang mempunyai kemampuan yang bagus dan pintar-pintar. Sehingga saya merasa berhasil mendidik, mengarahkan dan membina mereka dengan baik.
Manfaat bagi mahasiswa yaitu mereka merasa punya tempat perlindungan, tempat curhat, tempat konsultasi dalam menyelesaikan tugas akhir, sehingga mereka bersungguh-sungguh melakukan bimbingannya untuk dapat memahami dan mengerti dari penulisan dan penuangan hasil karya ilmiah yang diciptakannya, sehingga mereka menjadi alumni-alumni yang berpredikat baik dan berhasil. 176 kata *).

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s